Cetak Hattrick! Bilqis Alima Rosadi dari SDN 1 Kertek Sabet Juara 1 Komedi Tunggal FTBI Wonosobo

foto: ardy
Merekam.com, Wonosobo – Oleh: Puji
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kertek kembali mengukuhkan dominasinya dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Wonosobo. Perwakilan terbaik mereka, Bilqis Alima Rosadi, berhasil keluar sebagai Juara 1 dalam cabang lomba komedi tunggal (ndaghel ijen) yang berlangsung di Gedung SKB Wonosobo, Sabtu, 26 September 2026 kemarin.
Kemenangan gemilang ini sekaligus mengamankan tiket bagi Bilqis untuk melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah, membawa misi penting mewakili Kabupaten Wonosobo.
Singkirkan 14 Perwakilan Kecamatan.

Perjalanan Bilqis menuju podium tertinggi tidaklah instan. Sebelum meraih mahkota juara di tingkat kabupaten, ia terlebih dahulu harus berjuang keras dan berhasil menjadi pemenang di tingkat Kecamatan Kertek.

Pada kompetisi tingkat kabupaten kemarin, Bilqis tampil memukau di hadapan para juri. Ia sukses menyisihkan 14 peserta tangguh lainnya yang merupakan perwakilan terbaik dari seluruh kecamatan di Kabupaten Wonosobo.

Cetak Hattrick Juara berkat Persiapan 1 Tahun
Kemenangan ini menorehkan catatan emas tersendiri bagi SDN 1 Kertek. Ini merupakan kali ketiga berturut-turut (hattrick) sekolah tersebut berhasil mempertahankan gelar juara 1 komedi tunggal di tingkat kabupaten.

Keberhasilan yang konsisten ini ternyata lahir dari sistem kaderisasi dan persiapan yang sangat matang. Pihak sekolah sudah melakukan penyaringan bakat sejak satu tahun sebelum kompetisi dimulai, melibatkan musyawarah seluruh guru dari kelas 1 hingga kelas 6. Dari proses panjang tersebut, dicarilah siswa yang tidak hanya memiliki keberanian mental, tetapi juga sense of comedy (kepekaan humor) yang kuat.

Setelah Bilqis terpilih, proses penggodokan intensif dilakukan selama 6 bulan penuh oleh Ardyanto T.A., guru kelas 6 yang bertindak sebagai pembimbing sekaligus pelatih. Selama setengah tahun, Bilqis dilatih secara detail, mulai dari cara berbicara dan menguasai panggung di depan penonton, hingga mempelajari berbagai teknik dasar stand-up comedy.

Persaingan Ketat di Tahun yang Berat
Menanggapi keberhasilan anak didiknya, Ardyanto T.A. mengaku sangat bangga sekaligus lega. Menurutnya, kompetisi tahun ini menyajikan atmosfer persaingan yang jauh lebih kompetitif dari tahun-tahun sebelumnya.

"Saya merasa sangat bangga. Tahun ini merupakan tahun yang cukup berat karena persaingan kemarin sangat bagus-bagus dan ketat dari setiap kecamatan. Namun, kami sangat bersyukur karena anak didik kami masih bisa memberikan yang terbaik dan mempertahankan gelar juara," ujar Ardyanto.

Kini, fokus SDN 1 Kertek dan Bilqis Alima Rosadi langsung beralih ke persiapan yang lebih besar. Mereka siap berjuang maksimal demi mengharumkan nama Kabupaten Wonosobo di ajang FTBI tingkat Provinsi Jawa Tengah mendatang. (puji/pl)